2 Inovasi andalan BPKAD Prov.Kaltim
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil meloloskan dua aplikasi inovasi unggulannya dalam ajang bergengsi Penjaringan Peserta Inovasi Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah (PEPES IKAN PEDA) Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2025.
βKepala BPKAD Prov. Kaltim, A. Muzakkir, ST., M.Si, didampingi staf anggaran dan sekretariat, menghadiri undangan Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Kaltim untuk mengikuti kegiatan penjaringan yang diselenggarakan di ruang rapat Balitbangda Prov. Kaltim.
βAcara dibuka oleh Kepala Balitbangda Prov. Kaltim, Dr. M. Ir. M. Fitriansyah, ST., MM. Dalam sambutannya, Fitriansyah mengungkapkan antusiasme tinggi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kaltim.
β"Penjaringan Inovasi Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah (Pepes Ikan Peda) tahun 2025 diikuti oleh SKPD di lingkungan Pemprov. Kaltim dengan jumlah 25 aplikasi inovasi, dan yang berhasil lolos dalam penjaringan sebanyak 10 aplikasi," ujar Fitriansyah.
βBPKAD Prov. Kaltim mengirimkan dua inovasi andalannya, dan keduanya sukses melaju:
βSistem Informasi Pergeseran Anggaran Kaltim (SIGERAKaltim)
βSistem Informasi Dokumen Evaluasi APBD Kab/Kota SE-Kaltim (SIMFONI Kaltim)
Keunggulan SIGERAKaltim dan SIMFONI Kaltim
βDi hadapan tim juri yang terdiri dari para pakar, termasuk Dr. H. Sugeng Chairuddin, M.Si, Prof. Dr. Ir. Hamdani, ST., M.Cs, dan Dr. Enos Pasella, M.AP, Kepala BPKAD A. Muzakkir memaparkan manfaat strategis kedua aplikasi tersebut.
βMengenai SIGERAKaltim, Muzakkir menekankan manfaat internal dan eksternal, di antaranya:
βInternal: Memperkecil risiko penyimpangan dalam pergeseran anggaran, mempermudah pengendalian dan pengawasan, serta memudahkan pemantauan SKPD yang melakukan pergeseran.
