Focus Group Discussion terkait Pengelolaan Keuangan Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kalimantan Timur mengikuti Focus
Group Discussion bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam
rangka memperkuat pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif, adaptif, dan
berorientasi pada peningkatan kinerja daerah, di Ruang Rapat Pimpinan Lt.2
BPKAD Prov. Kaltim.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si (Direktur
Jenderal Bina Keuangan Daerah) yang menyampaikan pentingnya penguatan tata
kelola keuangan daerah melalui pembaruan data yang akurat dan peningkatan
sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam diskusi ini dibahas pentingnya pembaruan data daerah guna mendukung
transfer dana yang lebih akurat, mulai dari data jumlah pegawai, panjang jalan,
hingga jumlah penduduk. Data yang valid menjadi dasar penting dalam pemberian
insentif fiskal dan bantuan keuangan daerah.
Selain itu, pengoptimalan peran BUMD dan BLUD turut menjadi perhatian sebagai
langkah mengurangi beban APBD melalui pengelolaan yang profesional dan
kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemanfaatan CSR dan skema pembiayaan
kreatif untuk mendukung pembangunan daerah.
FGD ini juga menyoroti pentingnya percepatan realisasi belanja daerah,
penguatan pengelolaan dana umat melalui BASNAS, serta sinergi lintas sektor
untuk memanfaatkan dukungan anggaran pusat demi meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.
Melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah,
diharapkan tata kelola keuangan daerah semakin transparan, akuntabel, dan
berdampak nyata bagi pembangunan Kalimantan Timur.
