Kegiatan
28 November, 2025
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil meloloskan dua aplikasi inovasi unggulannya dalam ajang bergengsi Penjaringan Peserta Inovasi Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah (PEPES IKAN PEDA) Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2025.
Kepala BPKAD Prov. Kaltim, A. Muzakkir, ST., M.Si, didampingi staf anggaran dan sekretariat, menghadiri undangan Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Kaltim untuk mengikuti kegiatan penjaringan yang diselenggarakan di ruang rapat Balitbangda Prov. Kaltim.
Acara dibuka oleh Kepala Balitbangda Prov. Kaltim, Dr. M. Ir. M. Fitriansyah, ST., MM. Dalam sambutannya, Fitriansyah mengungkapkan antusiasme tinggi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kaltim.
"Penjaringan Inovasi Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah (Pepes Ikan Peda) tahun 2025 diikuti oleh SKPD di lingkungan Pemprov. Kaltim dengan jumlah 25 aplikasi inovasi, dan yang berhasil lolos dalam penjaringan sebanyak 10 aplikasi," ujar Fitriansyah.
BPKAD Prov. Kaltim mengirimkan dua inovasi andalannya, dan keduanya sukses melaju:
Sistem Informasi Pergeseran Anggaran Kaltim (SIGERAKaltim)
Sistem Informasi Dokumen Evaluasi APBD Kab/Kota SE-Kaltim (SIMFONI Kaltim)
Keunggulan SIGERAKaltim dan SIMFONI Kaltim
Di hadapan tim juri yang terdiri dari para pakar, termasuk Dr. H. Sugeng Chairuddin, M.Si, Prof. Dr. Ir. Hamdani, ST., M.Cs, dan Dr. Enos Pasella, M.AP, Kepala BPKAD A. Muzakkir memaparkan manfaat strategis kedua aplikasi tersebut.
Mengenai SIGERAKaltim, Muzakkir menekankan manfaat internal dan eksternal, di antaranya:
Internal: Memperkecil risiko penyimpangan dalam pergeseran anggaran, mempermudah pengendalian dan pengawasan, serta memudahkan pemantauan SKPD yang melakukan pergeseran.